إن الحمد لله، نحمده ونستعينه، ونستغفره ونستهديه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، مَن يهدِهِ الله فلا مضلَّ له، ومَن يُضلِل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، وصفيُّه من خلقه وخليله، بلَّغ الرسالة، وأدى الأمانة، ونصح الأمة، وكشف الله به الغمة، وجاهَدَ في الله حق جهاده حتى أتاه اليقين، ونحن على ذلك من الشاهدين، أما بعد:
Di masa pandemi covid-19 ini, banyak sekali bermunculan lembaga-lembaga yang menawarkan kelas belajar bahasa Arab secara online atau daring (dalam jaringan). Dengan bermodalkan hp atau laptop dan akses internet yang memadai, para penuntut ilmu sudah dapat mempelajari bahasa Arab di rumah masing-masing. Namun, apakah belajar bahasa Arab melalui internet itu efektif? Apakah hasil belajar bahasa Arab secara online dapat maksimal? Apakah setelah ikut kursus belajar bahasa Arab secara daring peserta dapat memahami dan berbicara bahasa Arab dengan lancar? Itulah beberapa pertanyaan yang mungkin sering muncul dari benak para penuntut ilmu yang sangat ingin menguasai bahasa Arab. Nah, disini lisanaraby.id akan sedikit membahas tentang keefektifan pembelajaran bahasa Arab secara online.
Belajar bahasa Arab di zaman modern dan serba digital ini membuat sebagian penuntut ilmu memilih belajar bahasa Arab dari rumah melalui akses internet yang dimiliki, ada yang belajar melalui aplikasi zoom, google meet, grup whatsapp, grup telegram, dan ada juga yang mencukupkan diri dengan menyimak video-video pembelajaran bahasa Arab di youtube. Di satu sisi, kita patut mensyukuri atas keberadaan fasilitas-fasilitas online yang dapat memudahkan kita belajar bahasa Arab di mana saja dan kapan saja. Akan tetapi, di sisi yang lain, kita mendapati sebagian orang yang belajar bahasa Arab secara online tidak mendapatkan hasil belajar yang maksimal dan banyak dari mereka belum mampu berbicara bahasa Arab dengan baik, bahkan sebagian dari mereka berhenti belajar di tengah jalan dengan berbagai macam alasannya.
Perlu dipahami oleh para penuntut ilmu bahwa asal dari menuntut ilmu itu adalah bertemu langsung dengan guru, berusahalah menghadiri majelis-majelis ilmu, karena pada hal yang demikian itu terdapat lebih banyak keberkahan dan keutamaan dari pada belajar secara online. Namun, jika memang ada suatu kondisi yang mengharuskan penuntut ilmu belajar online, maka penuntut ilmu boleh memanfaatkan internet untuk mempelajari suatu ilmu dengan tetap memperhatikan adab-adab dalam menuntut ilmu.
Agar pembelajaran bahasa Arab secara online menjadi efektif dan memberikan hasil yang maksimal, maka kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
1. Fokus dalam belajar
Fokus sangat penting dalam proses pembelajaran bahasa Arab secara online, dimana waktu yang telah anda luangkan untuk belajar betul-betul difokuskan untuk belajar, bukan untuk kegiatan lainnya.
Sebelum belajar online berlangsung, pastikan dulu bahwa anda dalam keadaan siap, seperti: tidak terlalu lapar dan tidak pula terlalu kenyang, suhu ruangan sudah disesuaikan, jauh dari kebisingan, pakaian rapi dan sopan serta nyaman dipakai, dan lain-lainnya. Hal-hal tersebut in sya Allah dapat membantu anda lebih fokus dalam belajar online.
2. Belajar online secara tatap muka
Meskipun belajar bahasa Arab dilakukan secara online, tatap muka antara guru dan murid tetap bisa dilakukan, untuk hal tersebut guru dan murid dapat memanfaatkan beberapa aplikasi seperti zoom, google meet, skype, atau aplikasi lainnya. Tatap muka ini penting dilakukan agar guru dapat mengontrol dan mengawasi perkembangan dan tingkat kemajuan murid, namun jika guru dan murid berbeda gender, maka ada baiknya menonaktifkan kameranya; agar terhindar dari fitnah.
3. Memuliakan ilmu dan guru
Dalam mempelajari suatu ilmu, hendaknya seorang murid memiliki adab dan sopan santun terhadap gurunya, seperti: menghormatinya, mendengarkan nasehatnya, menyelesaikan tugas yang diberikan, dan memberikan perhatian penuh terhadap apa yang sedang dijelaskannya.
Terkadang sebagian murid bersikap tidak sopan ketika belajar bahasa Arab secara online dengan gurunya, dimana murid mengabaikan penjelasan guru dan sibuk dengan aktivitas lainnya, atau terkadang murid belajar sambil berkendara, tidur-tiduran, makan, main game, menonton televisi, padahal guru sedang menjelaskan pelajaran. Hal-hal seperti ini harus dihindari oleh para murid, karena hal-hal tersebut merupakan tindakan tidak beradab terhadap guru.
Dan perlu diketahui bahwa seseorang terkadang sulit memahami suatu ilmu bukan karena daya tangkapnya yang lemah, akan tetapi karena adabnya terhadap guru yang kurang, hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Shalih Al-Ushaimi -حفظه الله- dalam salah satu ceramah beliau, dimana beliau berkata:
فَإِنَّ المُعَلِّمَ إِذَا رَأَى فِي المُتَعَلِّمِ أَدَبًا اِجْتَهَدَ فِي تَعْلِيْمِهِ وَتَفْهِيْمِهِ، وَإِذَا رَأَى فِيْهِ قِلَّةَ أَدَبٍ بَادَرَهُ بِحِرْمَانِ العِلْمِ.
Artinya: Guru jika melihat muridnya beradab maka dia akan bersungguh-sungguh dalam mengajarkan dan memahamkannya, dan apabila guru melihat muridnya kurang beradab maka dia akan enggan mengajarkannya. (Sumber: https://youtu.be/mCNXA2QeDxA)
4. Praktik di luar jam belajar
Agar materi bahasa Arab yang anda telah pelajari secara online dapat lebih dikuasai, maka anda perlu mempraktikkannya diluar jam pelajaran; berbicaralah bahasa Arab dalam kegiatan sehari-hari, deskripsikan apa yang anda lihat dengan bahasa Arab, ajak teman-teman mu berbicara bahasa Arab, dll.
5. Rajin bertanya dan merasa butuh kepada guru
Sebagai seorang murid, hendaklah anda rajin bertanya kepada guru tentang materi yang belum anda pahami dengan baik, apalagi jika pembelajaran dilakukan secara online. Dan tanamkan dalam hati anda rasa butuh kepada guru, dengan demikian anda akan lebih antusias dalam belajar bersama guru meskipun secara online, in sya Allah.
Demikian berberapa tips agar belajar bahasa Arab secara online menjadi lebih efektif. Semoga bermanfaat bagi semua pelajar dan guru bahasa Arab.


